15 Januari 2009

Candi Murca, Air Terjun Seribu Angsa.

Jumlah halaman : 832
Tebal buku : 3,4 mm
Pengarang : Langit Kresna Hariadi.
Penerbit : Langit Kresna Hariadi Production

Sinopsis:
Apa yang terjadi bila di tahun 2011 ditemukan jejak bayangan sebuah candi dengan ukuran jauh lebih besar dari Borobudur ? Berpikir macam itu identik dengan ide tentang apa yang terjadi jika bumi ini didatangi sebuah pesawat angkasa luar yang besarnya jauh lebih besar dari sebuah kota
(Film The Independent Day)

Demikianlah candi itu dibuat pada zaman Mataram tepatnya di masa pemerintahan Rakai Walaing Pu Kumbhayoni. Candi yang sangat besar itu terpaksa dihilangkan dari pandangan mata karena ada pihak-pihak tertentu yang berupaya menghancurkannya, tak ada pilihan lain untuk melindunginya maka ia harus dimurcakan dan hanya dalam bulan purnama tertentu tampak bayangannya, yang hanya lamat-lamat berada di antara ada dan tiada.

Adalah ketika Ken Arok baru seorang maling yang malang melintang dan membuat resah akuwu Tumapel Tunggul Ametung, kisah Candi Murca, Ken Arok Hantu Padang Karautan ini dimulai. Parameswara yang ingin mengetahui orang tua kandungnya pergi meninggalkan Bumi Kembang Ayun di Blambangan dan menolak permintaan ayah angkatnya menggantikannya sebagai pimpinan di padepokan olah kanuragan itu.

Sejujurnya gue ga bisa cerita ringkasan buku ini gimana…soalnya gaya penulisannya melompat-lompat (seperti jalan kelinciku). Bab yang satu dg berikutnya ga nyambung…mis: bab 1 thn 2011, bab 2 zaman mataram….nah bab 3 balik lagi ke 2011… hiiiiiiiii…..sebel dech bacanya. So….silahkan baca sendiri yach.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar