Pulang ke kotamu ada setangkup haru dalam rindu...
masih ingat ga sama lagu ini. Nah waktu dijalan bunda nyanyi in lagu itu, Echa nanya: lagu siapa sich bun? koq aku ga pernah denger...hwahahaha. Jelas lah, waktu lagu itu beken Echa kan belum lahir.
Sebelum sampai Jogja, kami transit dulu di rumah Eyang Ragil di Banjarnegara & menginap disana semalam. Sudah lama juga yach ga kesana.... Echa ketemu dengan Om Wi2d, Tante Endah & Om Wahyu. Rame banget dech. Ada Eyang Kung & Eyang Ti, Om Igung, Auntie Desi, Nadira, Rani, Reza, Tante Nuri & keluarga-nya. Jarang2 lho kami kumpul keluarga sebanyak itu. Terakhir kapan sich ??? Ga tau dech sudah lupa...
Malem Sabtu muter2 di Jogja cari tempat dinner yang asik. Akhirnya pilihan di Monalisa Burger, ga tau tempatnya dimana tapi kayaknya deket UGM (?). Standar banget yach. Soalnya Echa & Rani ga mau makan Gudeg atau nasi kucing or makanan2 yang sejenis. Pilihan mereka kalo ga KFC, McD, ya Burger.
Pulangnya kami ke alun2 karena Echa mau nyoba Masangin. Masangin adalah masuk atau jalan dengan mata ditutup di antara dua pohon beringin yang tumbuh di depan alun2. Nah ini misterinya...Kita, dari tepi utara alun2, berdiri menghadap ke selatan lurus dengan titik tengah antara dua pagar tadi, kemudian kedua mata anda di tutup dengan kain atau apa saja sehingga tidak bisa melihat. Jarak tepi alun2 ke pagar pohon beringin kira kira 50 m. Nah kalo kita bisa berjalan lurus ke selatan, logikanya anda akan berhasil melewati celah 5 meter antara pagar tembok tadi. Katanya kalo kita berhasil, maka cita2 yang kita harapkan bisa berhasil. yach siapa tau...
Nah...ini dia sebagian photo2nya.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar